oleh : novan suhendra
Jika kita ingin berbisnis dengan menjadi pedagang yang bergerak dalam bidang produk barang, maka salah satu hambatan yang sering kita dengar adalah modal. Ketika kita hanya memiliki modal yang sedikit, namun kita harus membeli barang dengan kuantitas yang besar untuk dijadikan barang display dan juga stok. Hal ini terkadang terpaksa dilakukan dalam rangka meyakinkan orang lain bahwa kita bersungguh-sungguh ingin berbisnis.
Mari kita contohkan seperti ini. Kita ingin membuka warung dengan modal sebesar 2 juta, padahal jika warung kita kita ingin terlihat komplit, maka dibutuhkan barang-barang dengan nilai 20 juta. Lalu darimana uang 18 juta kekurangannya, disini kita seolah dipaksakan untuk mencari kekurangan tersebut, padahal kita belum tahu bagaimana proyeksi dari bisnis tersebut. Alhasil, hal inilah yang kemudian sering menghambat laju keinginan sebagian orang dalam berbisnis.