oleh : novan suhendra
Apa yang anda inginkan dari pandangan orang lain tentang diri anda, maka andalah yang harus membentuknya sejak saat ini. Saya teringat beberapa orang yang mempunyai brand (merk) bagi diri mereka, sehingga ketika banyak orang berbicara tentang satu hal maka pembicaraannya akan mengarah ke mereka. Ada Helmy Yahya sang raja kuis, ada Pak Hermawan dan Tung Desem Waringin yang terkenal sebagai raja marketing, Mario Teguh sang Motivator dan masih banyak lagi yang lainnya.
Dari mana kita harus memulai untuk bisa seperti mereka, punya brand yang dikenal luas oleh masyarakat. Banyak yang harus kita lakukan agar bisa seperti mereka walaupun mungkin kita tidak akan pernah bisa seperti mereka yang menjadi orang besar, namun janganlah berkecil hati karena paling tidak ketika kita berkumpul dengan teman-teman kita maka kita akan mempunyai sesuatu yang unik yang menempel pada diri kita atau sering disebut brand atau merek.
Yang pertama kali harus kita lakukan adalah kita perlu merenungi kembali perjalanan hidup yang sudah kita jalani, merenungi kembali pengalaman-pengalaman yang telah terjadi, merenungi kembali apa-apa yang membuat kita menjadi seperti saat ini, merenungi kembali apa yang bisa kita lakukan dimasa yang akan depan agar kita bisa menjadi “besar”. Dan sinilah kita akan mendapatkan masukan bagi diri kita untuk menemukan potensi-potensi yang kita miliki. Oleh karena itu, setelah kita menemukannya maka segeralah berpindah ke langkah selanjutnya.
Kini kita masuk ke dalam langkah selanjutnya yaitu menggali potensi yang kita miliki, menggali sesuatu hal membuat kita menjadi berbeda dari semua orang. Membaca buku tentang kesuksesan orang lain bisa menambah motivasi kita untuk semakin cepat dalam mendapatkan potensi yang kita miliki. Ambil dengan penuh keyakinan dan jangan pernah ragu-ragu lagi. Disini anda juga memerlukan teman-teman untuk bertukar pendapat tentang potensi yang telah anda miliki dan bagaimana cara mengembangkannya.
Mengembangkan adalah langkah selanjutnya, perlu banyak latihan dan juga pengorbanan untuk bisa mengembangkan potensi yang kita miliki. Waktu yang dibutuhkan juga tidak sedikit, sehingga di butuhkan kesungguhan, kesabaran dan juga sikap mau belajar dari semua orang. Jangan pernah puas diri terhadap potensi yang kita miliki, ingatlah bahwa kita masih harus terus belajar. Berinteraksi dengan banyak orang bisa memberikan anda kekuatan dan juga pelajaran buat diri anda.
Kini saatnya anda focus terhadap satu bidang. Hal ini dimaksudkan agar energy yang anda miliki tidak terbuang dengan sia-sia. Lupakanlah konsep “palu gada” atau sering disebut “apa yang lu mau gue ada”. Disinilah orang-orang akan mempunyai presepsi atau memberikan anda brand (merek). Bergabung dengan komunitas yang mempunyai kesamaan potensi dengan anda adalah salah satu caranya. Dari komunitas itulah kita akan mendapatkan banyak ide, gagasan, teman dan juga hal-hal lain sehingga anda akan semakin focus. Jika anda seorang bisnisman maka bergabunglah dengan komunitas pebisnis.
Selamat merenung kawan, bisa jadi kita baru tersadar akan diri kita pada saat sudah tua. Namun tidak perlu khawatir, apa yang anda lakukan saat ini akan mencerminkan penilaian orang lain terhadap anda. Yang terpenting adalah anda tidak perlu khawatir tentang apa yang anda lakukan saat ini karena apa yang anda lakukan saat ini adalah cermin dari kepribadian anda di masa lalu.